Adbox
Showing posts with label Kuliner. Show all posts
Showing posts with label Kuliner. Show all posts

Apr 19, 2016

Kuliner Khas Daerah Aceh Untuk Traveler

April 19, 2016
Di artikel sebelumnya, kita sudah pernah membahas kuliner khas daerah Aceh tentang Kuah Pliek dan juga Mie Aceh. Namun yang harus anda tahu, bukan cuma itu yang menjadi kuliner khas daerah yang dijuluki Serambi Mekkah tersebut. Masih banyak ragam kuliner khas disana, dan kali ini akan kita ulas tentang kuliner khas Eungkot Keumamah hasil kreasi tangan orang Aceh sejak dahulu zaman perang Belanda.

Engkot Keumamah bukan cemilan  semacam kerupuk atau roti-roti yang dipanggang lama diatas api, kuliner yang satu ini merupakan lauk yang dimasak dengan racikan bumbu tersendiri.

Meski Teksturnya yang keras, Engkot Keumamah sebenarnya diolah dari ikan Tuna atau ikan Tongkol yang dagingnya lembut serta berprotein tinggi. Sebelum disebut sebagai Engkot Keumamah,ikan Tuna/Tongkol terlebih dahulu melewati proses panjang. Ikan Tuna yang masih segar harus di bersihkan isi perutnya,setelah benar bersih,ikan direbus,kemudian dikeringkan selama dua atau tiga hari. Selama masa penjemuran itu,Ikan ditaburi garam dapur dan tepung,namun selain dijemur ada juga yang mengolah dengan pengasapan.

Dari segala keistimewaan kuliner yang satu ini dengan pengolahan secara tradisional,Engkot Keumamah menjadi buah tangan bagi para wisatawan yang berkunjung ke Aceh. Selain mudah dibawa bepergian,Engkot Keumamah juga awet dan tahan lama meski tanpa bahan pengawet berbasis bahan kimia atau lainnya. Proses penjemuran atau pengasapan menjadikan kuliner ini sangat awet dan tahan lama,jadi bagi anda yang ingin menjadikan Engkot keumamah ini sebagai buah tangan untuk keluarga atau siapapun yang jauh,untuk ketahanannya tidak perlu anda ragukan.

http://gubukpenulis.blogspot.co.id/
Eungkot Keumamah yang Dijemur


Namun sebelum disaji untuk dinikmati,Ikan yang sudah melewati proses perubahan dari Tuna menjadi Engkot Keumamah,terlebih dahulu dimasak hingga jadi lauk yang mampu membuat lidah penikmatnya tidak tahan untuk tidak bergoyang.

Untuk proses penyajiannya Engkot Keumamah atau Ikan kayu khas Aceh ini,disayat tipis-tipis kemudian direndam dengan air panas untuk melunakkan kembali ikan yang sudah bertekstur keras tersebut. Kemudian masak dengan cara anda tumis bawang merah,bawang putih,cabe merah yang sudah diiris tipis,dan masukkan bumbu yang sudah dihaluskan terlebih dahulu(cabe merah,cabe keriting,cabe rawit merah dan asam sunti),tunggu sejenak hingga membaui harum. Tambahkan batang serai,daun salam,daun pandan,lengkuas dan cabai hijau,masak hingga matang. Kemudian tuang santan kental secara perlahan,sambil terus diaduk tambahkan Eungkot Keumamah yang sudah diiris dan dilunakkan sebelumnya,garam,gula pasir dan aduk sampai meresap,tunggu sampai Eungkot Keumamah sebagai bahan dasar empuk,dan Kuliner khas Aceh Engkot Keumamah siap disajikan.

http://gubukpenulis.blogspot.co.id
Eungkot Keumamah Siap Disajikan

Untuk soal rasa, Engkot Keumamah jangan anda ragukan, apalagi anda hidang dengan nasi putih dalam keadaan masih panas.

Jika anda seorang Backpaker atau Traveler yang sedang di Aceh dan akan ke Aceh,jangan lewatkan kesempatan menikmati lezatnya kuliner khas Aceh yang satu ini,dijamin rasanya tidak mengecewakan lidah.  Hampir disemua warung makan atau restoran di Aceh menyediakan menu Eungkot Keumamah. Ayo Ke Aceh!!!

Mar 21, 2016

Hanya Ada di Aceh: Ampas Kopra Kering (Pliek) yang dijadikan kuliner khas

March 21, 2016
Berbicara tentang kuliner Nusantara, tak ada habisnya, beragam kuliner khas tersebar sampai ke pelosok Nusantara. Ini disebabkan Indonesia merupakan Negara yang luas dipisahkan dengan pulau-pulau. Masih banyak kuliner khas daerah-daerah yang yang belum dikenali banyak orang, hingga bahkan hanya orang-orang tertentu yang bisa meracik kuliner khas tersebut. Namun dengan perlahan dan berkala, aku akan mencoba menulis tentang kuliner khusus daerah Aceh. Sebenarnya Aceh sendiri punya beragam kuliner khas yang mampu menggoyangkan lidah wisatawan dan bahkan bisa membuat para pemburu kuliner ketagihan untuk mencobanya kembali. Sederet makanan khas Aceh yang patut diburu Mulai dari Mie Aceh,Timphan,Kuah Pliek, dan banyak ragam lainnya yang diolah secara khusus hingga punya rasa khas sendiri. Pada postingan tentang kuliner beberapa hari lalu, kita sudah membahas tentang Mie Aceh, yang sempat tertulis dengan judul “Jangan Cari Mie Aceh di Aceh”, namun kali ini kita berbicara tentang kuliner khas Aceh lainya, yaitu; Kuah Pliek.
http://gubukpenulis.blogspot.co.id
Pliek/Ampas Kopra Kering

Secara bahasa, Kuah pliek berasal dari dua suku kata, yaitu; Kuah – kuah dan Pliek - ampas kopra (kelapa) yang diperas minyaknya dengan alat tradisional; dua bilah papan yang dipress dengan baut besar. Setelah menghasilkan minyak, ampas ini tidak buang, melainkan dijemur hingga kering,hasil dari jemuran ampas kelapa tersebut yang sudah kering dan berwarna hitam disebut Pliek.

Kuah khas Aceh yang satu ini, digunakan bermacam sayuran,mulai Nangka muda, Kacang Panjang, Daun dan Buah Melinjo yang muda, Terong Hijau,Kangkung. untuk racikan bumbunya yang digiling/diblender terdiri dari Udang Ebi,Kepala Ikan Asin,Ketumbar,Cabe Rawit,Cabe Merah,Jahe,Kunyit,Kelapa,Sangrai,Merica,Asam Sunti (Belimbing Wuluh yang dikeringkan),Bawang Merah,Bawang Putih dan juga Pliek tentunya sebagai penyedap utama dalam mengolah kuah/gulai ini. sedangkan bumbu yang dirajang Cabe Hijau,Bawang Merah,Serai dan daun Jeruk. Untuk proses memasaknya; Gongseng Pliek dengan api kecil sampai harum baunya, tambahkan 1 gelas panjang air, tunggu sampai mendidih. Sesudah mendidih disaring (buang airnya). Blender/giling Pliek hingga halus,rebus buah Melinjo dan Nangka muda sampai empuk (buang airnya), kemudian potong sayur-sayuran, giling bumbu giling sampai halus dan rajang bumbu rajang ,peras Kelapa kukur sampai mejadi santan encer, seterusnya masukkan kedalam panci sayur-sayuran,bumbu giling,bumbu rajang,udang,garam, Pliek (kecuali Kangkung dan daun Jeruk),aduk- aduk hingga rata. Masukkan air sedikit lalu direbus. Sesudah berasap masukkan santan encer (aduk-aduk).Ketika hampir matang masukkan kangkung dan daun Jeruk, kemudian siap disaji sebagai lauk untuk nasi ataupun bisa disantap tanpa nasi, dijamin rasanya tak akan kecewa.

http://gubukpenulis.blogspot.co.id
Kuah Pliek
Berangkat dari pemanfaatan Pliek sebagai penyedap utama dalam mengolah gulai/kuah, namun Pliek juga bisa dinikmati  dengan cara; seperti mencampurnya dengan garam, kemudian dinikmati dengan buah Jamblang, bisa juga dijadikan sebagai bumbu untuk rujak colek, atau dengan buah Rumbia (pohon sagu).

Mar 18, 2016

Jangan Mencari Mie Aceh di Aceh

March 18, 2016
MieAceh - Mendengar namanya saja, pasti anda sudah tahu kampung asal-muasal mie yang satu ini. Ya, asal-usulnya adalah dari Aceh. Meskipun Mie khas bumi Serambi Mekkah ini sangat mudah untuk kita jumpai di negeri asalnya, bahkan hampir disetiap warung yang menjual kopi ada Mie Aceh, tapi jangan pernah mencari plang nama warung yang bertuliskan ‘Mie Aceh,’ hanya satu-dua warung yang sengaja memasang plang seperti itu, dan itupun baru beberapa tahun lalu  sejak banyak turis/pelancong yang bertanya dan mencari Mie Aceh. Mie yang satu ini hampir-hampir mirip dengan Spaghetti yang konon berasal dari negara yang ber-ibukota Roma, Namun, warnanya yang kuning dan terbuat dari tepung dengan olahan tanpa bahan pengawet, ditambah ukuran yang lebih besar dari Mie biasanya, makin terlihat kekhas-an nya Mie Aceh tersebut.

http://gubukpenulis.blogspot.co.id/
Mie Aceh

Bahan dasar yang dipergunakan untuk mengolah Mie Aceh hanya dua, mie kuning dan bumbu. Mengolah Mie Aceh sangat tergantung pada bumbu masaknya, yaitu cabai dengan kualitas bagus, bawang putih, dan juga kemiri, sedikit bawang merah ditambah kacang tanah, semua bahannya digiling halus dengan hasilnya akan berwarna merah.

Biasanya, Mie ini dimasak dalam belanga. Untuk proses masak memasaknya, tumis bawang putih, bawang merah, dan bumbu yang telah dihaluskan sampai beraroma harum, kemudian tambahkan tomat, toge, dan kol. Aduk hingga layu. Masukkan kecap manis, garam, gula pasir, dan cuka. Masak sampai meresap. Kemudian Masukkan mie  setelah menambah sedikit air dan aduk sampai merata hingga bumbunya meresap. Untuk kelengkapannya, menjelang diangkat, taburkan daun bawang. Dan sajikan dengan acar mentimun dan kerupuk Mulieng (emping) agar lebih terasa khas Acehnya. Untuk estimasi waktunya,diperlukan sekitar 2 menit untuk satu porsi Mie Aceh.

Sesuai permintaan selera, ada tiga cara memasak Mie Aceh; Mie rebus, Mie Goreng Basah,dan Mie Goreng. Dari tiga model tersebut, ketiga-tiganya sangat berbeda rasa, namun sama-sama lezat untuk disantap. Mie rebus dengan kuahnya yang melimpah, sedangkan Mie goreng basah dengan sedikit kuah, dan Mie Goreng, yaitu Mie yang benar-benar kering tanpa kuah. Bilapun ada pelanggan dengan selera pedas, bumbunya akan diperbanyak. Sebagai pelengkap, saat dimasak Mie Aceh juga bisa ikut dicampurkan daging, udang bahkan kepiting.

http://gubukpenulis.blogspot.co.id/


Secara umum Mie ini mempunyai rasa yang sama sedap dan nikmat, jangan heran ketika berbeda rasa saat mencicipi diwarung yang berbeda. Itu tergantung kokinya dan olahan bumbu yang mempunyai resep rahasia masing-masing sebagai rasa khas, bahkan dari kadar air serta pemilihan kualitas tepung saat mengolah Mie kuning sebagai bahan dasar, akan mempengaruhi rasa sesudah Mie itu dimasak.
Adbox