Jalan-jalan keliling Nusantara
atau bahkan keliling dunia, siapa yang tidak menginginkannya? Kecuali budget
dan waktu yang minim memupus keinginan menjejalkan langkah disetiap jengkal
bumi ini. Tidak disanggah memang, perlu budget lebih untuk mampu merealisasi
keinginan yang satu itu. Atau mungkin punya budget yang melimpah namun tidak
ada waktu bahkan kurang punya nyali untuk keluar dari zona nyamannya hidup
dalam kesibukan. Dan akhirnya sama saja, tidak terjadi hal yang kita inginkan
itu.
Sejak beberapa tahun silam, aku
pernah berkhayal bisa keliling Nusantara mencicipi kayanya budaya dan adat yang
berbeda dari ujung Barat hingga ujung Timur Indonesia. Pun begitu, khayalan akan
terus tidak nyata hanya karena ketakutan dan kekhawatiran wajar yang berlebihan.
Dan hingga kemarin malam, Khayalan itu masih sebatas khayalan saja. Takut
kekurangan budget bahkan hingga takut sepi sendiri dikota entah berantah tanpa
tempat tempat mengadu dan berbagi.
Namun, sejak tulisan ini melintas
didepan bola mata kalian. Tekad aku sudah bulat dan keras. Bukan tekad untuk
nekad, tapi tekad untuk mengalahkan ketakutan yang selama ini menjadi hantu penghalang
untuk merealisasi khayalan. Khayal ini
sekarang menjadi Impian besar bagi jalan hidup sang anak muda. Dalam ketidaksengajaan
ibu/bapak/kawan membaca mimpi ini, kalian menjadi saksi dan tulisan ini menjadi
bukti kebulatan tekad ini, keberanian menyatakan mimpi , dan ini adalah janji. Janji
pada diriku sendiri, pada kalian saudara-saudara sebentuk, pada kalian
pengagumku, bahkan para wanita yang telah berani jatuh cinta padaku. Aku akan
melangkah untuk menyatakan mimpi tersebut.
Bermimpilah,mimpi itu benar
gratis. Dan realisasi mimpi-mimpi kalian dengan tekad dan keberanian. Tidak ada
yang tidak mungkin dibumi ini kecuali tanpa usaha. Dan sejatinya, Hasil tidak
akan mengkhianati proses.


No comments:
Post a Comment