8 Sifat Pecinta Alam Sebagai Referensi Layak Dijadikan Pasangan Hidup
Broe
March 06, 2016
Berbahagialah, jika kamu
adalah salah satu yang menjadi pasangan dari anak Mapala (Mahasiswa Pecinta
Alam), banyak alasan yang bisa kita jadikan alasan untuk berbahagia sebagai
pasangan dari Para Mahasiswa Pecinta Alam. Biarpun, menjadi pasangan dari Para
Pecinta Alam sering ditinggal untuk naik gunung, arung jeram ataupun susur gua.
Tapi dibalik semua aktivitas itu, banyak sifat dari mereka para Pecinta Alam
yang jarang di miliki orang lain. Berikut, beberapa sifat mereka diantaranya
yang harus kalian ketahui:
1.
Selalu Punya
Target
Dalam melakukan aktivitasnya di alam liar, para Pecinta Alam selalu
menentukan target, baik itu dalam hal sederhana, maupun yang sangat penting
sekalipun. Dalam dunia Pecinta Alam
diajarkan “Rencanakan sebelum melakukan, dan lakukan sesuai perencanaan.” Dari
kalimat itu, jelas mereka beraktivitas secara teratur dan punya komitmen hingga
sampai pada target yang telah di rencanakan.
Dan mereka para pelaku aktivitas di alam liar (disini: Pecinta Alam) akan
selalu berusaha untuk sampai pada target-target itu, semaksimal mungkin. Nah,
kalian para gadis dan perjaka, masih ragu untuk menjalin atau bahkan menjadi
pasangan dari para Pecinta Alam yang selalu punya target dalam berkomitmen?
2.
Sifat Rendah
hati
Beberapa orang
mengatakan para Pecinta Alam itu orang-orang berkarakter sombong. Dalam tulisan
ini, aku tidak mencoba membantah pendapat itu. Hanya ingin sedikit menjelaskan
dan mencerahkan fenomena yang mengatakan para Pecinta Alam itu sombong.
Sebenarnya, Pecinta Alam
itu manusia yang selalu dituntut untuk rendah hati. Contoh kecil, mana kala
mereka beraktivitas dialam liar, jika mereka sombong, bisa jadi di dalam
aktivitasnya mereka akan ditimpa hal-hal yang buruk, dari sifat kecongkakan
mereka yang akan berefek pada kenekatan yang diberani-beranikan tanpa
pengetahuan.
Pecinta Alam juga selalu
diajarkan menyelamatkan orang disekeliling mereka setelah menyelamatkan diri
sendiri mereka. Mereka bukanlah manusia tega-tegaan membiarkan orang
disekeliling mereka dalam sekarat.
Atau mereka akan
dipandang sinis dan bengis oleh penghuni tempat mereka beraktivtas. Namun,
sampai sekarang, para pecinta alam selalu bisa beraktivitas dengan baik dan
sopan dan disambut dengan ramah oleh penduduk tempat mereka beraktivitas. Selain
itu ketika mereka berada di gunung, hutan atau di sungai ataupun dalam perut
bumi (Goa), maka mereka akan menyadari betapa kecilnya mereka, betapa tidak ada
apa- apanya mereka dibandingkan dengan segala sesuatu yang diciptakan Tuhan
yang ada disekitar gunung. Dan merekapun adalah sebagian kecil ciptaan-Nya. Tidak
ada alasan untuk mereka “pongah.”
3.
Bersemangat
juang yang luar biasa
Siapa yang tidak bahagia ketika punya pasangan bersemangat juang luar
biasa?
Para pecinta Alam punya itu lho. Mereka harus berjuang keras untuk mampu
bermain di air mengarungi jeram, atau harus berlelah ria mencapai puncak-puncak
gunung, ataupun mereka harus berjuang kuat untuk mampu menepi di tebing-tebing
cadas. Demi sebuah hobi saja mereka harus berjuang biarpun lelah, apalagi untuk
mendapatkan kamu yang mereka cintai. Cinta memang butuh perjuangan. Dan Pecinta
alam punya itu.
4.
Romantis
Siapa duga, dibalik kasar kulit mereka, para pecinta alam adalah sosok yang
romantis. Lazimnya, Pecinta Alam akan suka menulis, menulis apapun yang mereka
dapatkan dari hobi mereka. Baik cerita di gunung, di jeram ataupun pengalaman
di Gua. Dan kebanyakan penulis adalah orang-orang yang romantis dan punya
sejuta kata untuk mengungkapkan perasaan cinta kepada pasangan nya.
5.
Mengerti Manajemen
Ini yang jarang dimengerti setiap person manusia bahkan cenderung diabaikan
dalam hidup. Sebenarnya, manajemen sangat dibutuhkan dalam hal apapun. Dan sosok
Pecinta Alam punya pengetahuan tentang Manajemen biarpun bukan lulusan manajemen.
Sosok Pecinta Alam yang beraktivitas dialam liar, dituntut untuk mampu
meng-estimasi waktu, jarak tempuh, demi persiapan beraktivitas, baik itu untuk keperluan
menyiapkan bekal perut, atau perlengkapan yang dibutuhkan dalam aktivitasnya.
Dimana ruginya, jika anda adalah salah seorang pasangan dari Pecinta Alam? Hidup
anda akan selalu teratur dan tertata dengan pengetahuan manajemen dari pasangan
anda sendiri.
6.
Punya
Semangat Untuk Mengalahkan Diri Sendiri
Sebenarnya musuh terbesar
kita itu apa? Pertanyaan ini sering sekali muncul, jawabannya ya diri kita
sendiri. Para Pecinta Alam haruslah mampu mengalahkan diri mereka sendiri untuk
bisa mencapai target yang mereka tentukan. Dalam aktivitasnya para Pecinta Alam
akan berusaha untuk mengalahkan diri sendiri, baik rasa lapar yang mereka
rasakan dialam liar, hawa dingin yang merasuki tubuh mereka, rasa lelah dari
aktivita mereka sendiri. Mereka akan terus berusaha mengalahkan ego yang timbul
dalam diri mereka masing – masing.
7.
Mampu
Menerima Apa Adanya
Seorang yang beraktivitas
dialam liar, akan berjumpa dengan ragam karakteristik orang. Tanpa syarat
tertentu mereka akan selalu menerima orang-orang disekeliling mereka untuk
hidup berdampingan. Mereka selalu belajar memahami satu sama lain, baik secara
tim atau bahkan orang dari luar tim mereka sendiri. Mereka selalu menerima
kekurangan dan kelebihan seseorang mereka dengan apa adanya sebagai bagian
kekuatan dalam tim.
8.
Pecinta Alam
Sosok Yang Mandiri
Sifat mandiri, wajib ada
ditubuh Pecinta Alam. Mereka dituntut untuk mampu menyelamat diri sendiri di
alam liar, tanpa menunggu atau berharap pasrah untuk ditolong oleh orang lain. Mereka
adalah sosok pribadi yang mandiri.


Itu beberapa sifat yang
dimiliki Pecinta alam, Masih ragu punya pasangan Pecinta Alam dengan segala sifat
yang dimiliki mereka?






