Adbox

Nov 14, 2014

IMAJINASI DALAM RASA

kamu duduk di warung kopi tempat aku biasa nongkrong sambil mencurahkan inspirasi yang tidak penting untuk aku gambarkan lewat tulisan, aku tidak tahu entah keberanian darimana menghinggapi otak kiri ku hingga berani “ucap janji” pada mu untuk ngopi bareng sore itu. Yang terfikirkan oleh ku hanya ingin duduk dekat dengan mu dan bercerita tentang kisah-kisah hidup sebelum kita berkenalan beberapa minggu yang lalu lewat media sosial.

Aku diam-diam memperhatikan senyummu saat kau duduk didepan ku sambil mengaduk kopi yang gulanya sudah larut dari tadi. “Kamu cantik, manis dan menyenangkan, ”Itu yang tergambar di otak ku dari penglihatan dan rasa nyamannya hati ku sore ini bersamamu. Aku tidak bisa menolak “aku suka sama kamu,” itu sangat jelas terlihat dari sikapku saat berada didekat mu, walau aku menutupinya dengan tertawa lepas , terus berbicara dan mencoba menceritakan pada mu hal-hal yang sama sekali tidak lucu tapi seakan-akan  ceritanya begitu lucu.

http://gubukpenulis.blogspot.co.id/2014/11/imajinasi-dalam-rasa.html

Tidak terasa satu jam kita menghabiskan secangkir kopi yang ukuran gelasnya hanya setelunjuk jari orang dewasa, waktu yang lama untuk orang yang baru berkenalan tapi terasa hanya sebentar bagi aku yang aku duga “sedang kasmaran” diawal-awal perkenalan kita. Dan kemudian kamu meminta izin untuk meninggalkan aku sendiri diwarung kopi itu hingga memaksa aku harus berimajinasi seakan-akan kamu masih disini menemani ku ngopi.

Aku berujar dalam hati bak seorang pelayan tamu hotel: “terimakasih, kamu sudah singgah disini walau hanya sebentar, dan itu membuat aku senang.”

No comments:

Post a Comment

Adbox