Ku coba ceritakan lewat tulisan tentang
rasa kepada seorang wanita tapi itu hanya bertahan sebait saja setelah itu
kembali ku hapus, 'ah tidak terlalu berlebihankah mengumbar tentang hati ditempat
umum' hatiku ikut bertanya tentang tulisan cinta-cintaan itu. Mulai ku otak-atik lagi
mesin pencarian dilaptop yang terhubung dengan wi-fi dan ku kunjungi blog-blog
mereka yang sudah duluan menjadi penulis handal, dua jam lebih aku mencari
inspirasi untuk bisa aku tuangkan disini, tapi hasilnya tetap nihil.

Rasanya mulai suntuk sendiri, ku
biarkan laptop duduk manis diatas meja tanpa ku sentuh keyboardnya. Ku cabut
sebatang rokok kretek dari bungkusannya yang dari tadi menganggur, ku sulut sambil
menghisap pelan dan ku hembuskan asapnya dengan keras, seakan-akan sedang
membuang keinginan batinku untuk menulis malam ini, sambil kuletakkan dua kaki
ditempat duduk dan dengan gaya menyandarkan badan pada lutut yang sudah tepat
sejajar dengan dada kemudian ku seruput kopi yang telah dihidang oleh pelayan warung sejak
sore tadi, dengan berpura-pura sedang tidak berpikir apa-apa, aku mencoba
membuat keadaan santai sesantainya
Tiga puluh menit berlalu, tapi
keadaan tetap tidak bisa membuat aku tenang 'aku harus menulis,' batinku berbisik
sendiri. Kuraih laptop dengan berharap ada sesuatu yang bisa ku tulis, jari
tanganku kembali menari tanpa tujuan di atas keyboard, namun hasilnya tidak
berubah sedikitpun.
Dalam Kebuntuan yang benar-benar
menghinggapi imajinasi liar ku malam ini, aku berpendapat: "ternyata menulis bukan
sekedar tentang keinginan yang menggebu-gebu tapi butuh kesabaran yang lebih
untuk melahirkannya,” dan aku sadar “aku bukan seorang penulis tapi aku hanya
sedang belajar menulis untuk jadi seorang penulis.”
Sambil membalas pesan yang baru
saja masuk ke telpon genggamku dari seorang gadis manis yang sedari tadi setia
menemaniku mencari inspirasi menulis, ku seruput
kopi yang tinggal sedikit lagi dalam-dalam penuh nikmat dengan rasa puas dari 'kejenuhan dalam menulis,' sembari menebar senyuman sok-sok manis kesekeliling, dan
aku menutup tulisan yang tidak seberapa mana ini.


No comments:
Post a Comment